Pages

MENGENAL KOMPONEN YANG TERDAPAT DALAM GUGUS DEPAN

Salam pramuka, sobat sobat blogger semua diamanapun anda berada, saya Adam Rabbani siswa SMA Global Madani, saya akanmenuliskan beberapa posting mengenai kepramukaan, anggota Gudep alias Gugus Depan harus tahuapa saja yang terdapat dalam gugus depan

TUBUH SEHAT DIWAKTU HUJAN ALA PRAMUKA

Salam Pramuka! Wah sobat pramuka cuaca sekarang sudah tidak menentu kadang hujan tiba-tiba, panas, mendung kalau sobat tidak menjaga kesehatan benar-benar maka tidak menutup kemungkinan bahwa tubuh kita bisa saja sakit...

Sandi Semaphore

Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan...

Huruf Braille dan Sandi Hellen Keller

Sandi Helen Keller atau bahasa isyarat adalah cara berkomunikasi untuk para tuna rungu atau tuna wicara. Dalam Kepramukaan, bahasa isyarat pun digunakan yang biasa disebut Sandi Helen Keller........

Atribut Seragam Pramuka

Atribut Seragam Pramuka. Seragam Pramuka adalah pakaian yang digunakan oleh semua anggota Gerakan Pramuka. Warna Seragam Pramuka adalah coklat muda dan coklat tua...

Translate

Showing posts with label Film Jepang. Show all posts
Showing posts with label Film Jepang. Show all posts

Thursday, 17 October 2013

Akai Ito / Red Thread / 赤い糸



Akai Ito. Pict di atas adalah gambaran akai ito / benang merah
Arti dari Akai Ito sendiri adalah Red Thread atau dalam bahasa Indonesia tuh "Benang Merah", di Jepang istilah Akai Ito itu semacam sebutan untuk jodoh. Jadi kalau ada dua orang terikat oleh benang merah itu artinya mereka berjodoh.. so sweet yaa !!

Sekilas Pengertian dari Akai Ito, bisa dibaca di bawah ini..

"Tuhan telah membuat kau dan aku terpaut lewat benang merah yang panjang... dalam sebuah ikatan takdir tak terlihat dan tanpa peta... Hingga nanti aku akan jatuh cinta saat bertemu denganmu..."




Ada film nya juga Akai Ito lohhh . seperti gambar di atas
Bercerita tentang benang merah takdir yang sudah terikat antara dua remaja membawa mereka pada bermacam cobaan yang harus mereka hadapi agar dapat bersama.

Takemiya Mei dan Nishino Atsushi adalah teman sekelas yang tanpa mereka sadari kalau takdir telah menggariskan mereka untuk bertemu dan jatuh cinta. Diawali pada pertemuan pertama mereka di masa kecil saat Mei yang membawa kue ulang tahunnya dan tidak sengaja tertabrak oleh Atsushi. Dari situ mereka pun tahu kalau mereka berulang tahun di tanggal yang sama 29 Februari.
Waktu berlalu dan mereka kembali dipertemukan saat Mei dan Atsushi menempati kelas yang sama di sekolah mereka. Mereka tidak mengingat pertemuan mereka dimasa kecil dulu, apalagi saat itu Mei sedang jatuh cinta pada seorang sahabat yang sudah lama dikenalnya Shinozaki Yuya.

Takdir mendekatkan Mei dan Atsushi, ketika Mei sedang dalam kesedihan karena ternyata Yuya yang dicintainya malah mencintai kakak perempuan Mei, Haruna. Sejak saat itu Atsushi dan Mei pun menjadi dekat. Namun ternyata kedekatan mereka tidak selamanya bahagia, ada beberapa sisi gelap yang harus mereka jalani agar kekuatan cinta dan takdir yang mengikat mereka dapat bertahan.

Penasaran??? pengen nonton??? berhubung aku orangnya baik, rendah hati, gak sombong, aku kasih deh link downloadnya >>> http://www.indowebster.web.id/archive/index.php/t-10716.html

selamat menonton ^_^ yaa

Thursday, 16 August 2012

Film Jepang


Film Jepang adalah film yang diproduksi untuk diputar di Jepang, dengan biaya produksi dari warga negara Jepang atau badan hukum yang didirikan di Jepang berdasarkan undang-undang Jepang. Dalam bahasa Jepang, istilah hōga (邦画, film Jepang) dipakai untuk membedakan film Jepang dengan film Barat (洋画, yōga).
Pemutaran film pertama kali dilakukan di Jepang dengan menggunakan Kinetoscope ciptaan Thomas Alva Edison pada bulan November1896. Sejarah sinema Jepang berawal dari film pertama produksi orang Jepang pada tahun 1898. Film pertama produksi Jepang adalah dua judul film pendek, Bake Jizō (Setan Jizō) dan Shinin no Sosei (Mayat Bangkit). Kedua film pendek tersebut merupakan karya Shirō Asano dari Konishiroku (sekarang Konica Minolta)
Film Jepang dapat dikatakan "tidak mengenal" era film bisu Dalam setiap pemutaran film bisu, selalu ada benshi yang bertugas di dalam gedung bioskop sebagai narator. Sewaktu film diputar, benshi menceritakan jalannya cerita film dan ikut membawakan dialog secara langsung. Tradisi pemutaran film dengan mendatangkan benshi merupakan pengaruh dari teater tradisional ningyo johruri. Kelarisan sebuah film sering bergantung kepada benshi ternama yang ditampilkan sewaktu film diputar.